Senin, 29 April 2019

BOOK REVIEW - HI-FI By BAYU PERMANA




BOOK REVIEW - HI-FI By BAYU PERMANA


Judul : Hi-Fi
Penulis : Bayu Permana
Ilustrator : Muhammad Rafi
Penerbit : Penerbit Clover
Cetakan 1 : 2019
Tebal : 155 halaman
ISBN : 9-786024-804039

***

BLURB :

Yang gratis memang selalu menarik perhatian.

Dimas menyesal telah menyebarkan password  MiFi, perangkat WiFi miliknya, ke teman-temannya ketika tugas kelompok. Karena setelah itu selalu ada satu gadget yang tersambung ke benda kecil sumber internetnya sehari-hari itu.

Tersangka utama yang dicurigai Dimas adalah Steffi, si juara kelas cantik yang juga seorang KPopers sejati..

***


            
       Assalamualaikum, selamat siang.. 
    Beberapa waktu lalu aku mendapatkan kesempatan untuk membaca dan mereview beberapa buku yang diterbitkan oleh Penerbit Clover. Nah, salah salah satu buku tersebut adalah novel berjudul Hi-Fi karya Kak Bayu Permana. Kalian para pembaca pasti nggak asing kan ya sama nama penulis satu ini? Karya Kak Bayu ini cukup banyak. Bahkan aku sering melihat review dari buku-buku karyanya berseliweran di Instagram. Buku tentang apa sih Hi-Fi ini? Kok judulnya mirip-mirip wifi gitu, hehe..

Yang gratis akan selalu menarik perhatian.


   Hi-Fi bercerita tentang Dimas yang memberitahukan password mifi hadiah ulang tahunnya kepada beberapa teman sekelas untuk mempermudah pencarian materi yang dibutuhkan tugas kelompok di kelasnya. Sayang di sayang, password mifi tersebut bocor dan hampir semua teman sekelasnya berebut untuk ikut memakai sambungan internet gratis tersebut.

    Karena enggan dikatakan pelit, akhirnya Dimas akhirnya mengizinkan teman-temannya selama sehari itu saja untuk memakai sambungan mifinya. Tapi seminggu setelah tugas kelompok itu selesai, Dimas selalu menemukan satu gadget yang tersambung dengan mifinya. Jengkel, pemuda itu mulai curiga dan mengamati teman sekelasnya, berusaha mencari siapa maling mifi miliknya. Dan akhirnya ditemukanlah tersangka utama pencurian kuota tersebut. Dia adalah Steffi.

    Steffi adalah teman sekelas Dimas yang selain terkenal pintar seangkatan juga terkenal akan kecantikan dan sifat supelnya. Selain itu, Steffi adalah seorang Kpopers sejati. Di waktu senggangnya dia selalu berusaha mencari informasi seputar idolanya atau mendownload drama-drama yang dimainkan oleh oppa kesayangannya. Hal itu lah yang membuat Dimas semakin curiga pada Steffi.

    Saat Dimas memberanikan diri menanyakan hal itu pada Steffi, gadis itu tanpa disangka-sangka justru mengakuinya dengan mudah. Yang disayangkan, bukannya menyesal telah mengambil kuota internet orang lain tanpa izin, Steffi justru menyalahkan Dimas yang dengan bodohnya tidak mengganti password mifinya setelah tugas kelas berakhir.

Terkadang pelaksanaan niat baik lebih sulit daripada melakukan sesuatu yang buruk.


    Kesal akan sikap Steffi, Dimas lebih memilih untuk mendiamkannya. Hal ini membuat gadis itu merasa lebih bersalah. Berbagai cara Steffi gunakan untuk meminta maaf pada Dimas. Tapi teman sekelasnya itu tetap saja cuek. Ternyata meminta maaf itu tidaklah semudah yang Steffi pikirkan. Tapi, apa benar Dimas tidak mau memaafkannya?



    Well, belakangan ini rasanya bacaanku kebanyakan novel teenlit, haha. Tapi menyenangkan sih, bikin berasa balik muda lagi. Novel Hi-fi ini benar-benar menyegarkan mata dan pikiran. Kok bisa? Pertama siapa yang menyangka kalau isinya full color dan dipenuhi dengan ilustrasi yang lucu. Ilustrasi dari kak Muhammad Rafi ini benar-benar mengingatkanku pada ilustrasi novel grafis barat. Mungkinkah Kak Rafi terinspirasi dari sana?

Setiap tindakan yang dilakukan manusia selalu ada konsekuensinya.


    Kedua, karena cerita teenlit, isinya benar-benar ringan. Perseteruan antara Dimas dan Steffi hanya karena masalah mifi. Tapi disitu justru menarik, karena hal ringan seperti itu mampu dikembangkan oleh penulisnya menjadi cerita yang tidak membosankan. Ceritanya bisa dibilang kocak malah.

    Ketiga, karakter yang muncul di novel ini itu sering kita temui di keseharian kita. Contohnya seperti Dimas. Dimas itu tipe pemuda lurus, selurus-lurusnya, haha. Dia tipe siswa yang taat peraturan, tidak mau terlibat masalah, pendiam tapi sangat menarik perhatian dan selalu to the point. Btw, pemuda berkacamata satu ini adalah penggemar susu pisang. Manis ya..

Kalo tahu cowok nggak peka, lo jadi cewek juga harus jujur. Ribet amat.


    Berikutnya ada Steffi. Seperti yang sudah aku bilang sebelumnya, gadis ini merupakan siswi yang cerdas. Walaupun mudah bergaul, tapi kegemarannya akan dunia Kpop kadang membuat dia terpisah dari orang-orang sekitarnya karena terlalu asyik sendiri. Selain itu, Steffi juga sangat bertolak belakangan dengan Dimas.

     Selain mereka berdua masih ada beberapa karakter menarik lainnya, seperti Dona dan Ernest. Tapi nggak akan aku bahas di sini karena kalian bisa mengenal mereka semua lebih dekat dengan membaca sendiri novel ini.

    Lalu hal lain yang aku sukai dari novel ini itu adalah interaksi antar karakternya, khususnya Dimas dan Steffi. Dari sifat mereka berdua yang bertolak belakang itu sudah bisa dibanyangkan bagaimana kalau mereka berdua dalam satu screen. Yup, mereka itu bikin gemes.

    Adegan yang paling aku suka dari mereka itu pas lagi jam pelajaran olahraga. Bukannya menendang bola, Steffi justru membuat sepatunya terlempar dan menyangkut di pohon. Nah, saat itu walaupun digoda oleh teman-teman sekelasnya, Dimas dengan gentlenya membantu Steffi mendapatkan kembali sepatunya. Asli adegan itu benar-benar kocak dan manis dalam waktu bersamaan. Terlebih ilustrasinya pas banget, jadi lebih ngena aja pas baca. Selain adegan tadi, masih banyak adegan kecil lainnya khususnya adegan Steffi yang bikin senyum-senyum sendiri.

Cowok bukan badan intelejen yang bisa mengartika kode-kode cewek yang maha nggak jelas itu.


    Selama membaca novel ini, aku cukup menikmati jalannya cerita. Konflik yang sederhana dan nggak berat membuat novel Hi-Fi ini masuk jajaran novel yang bisa kalian selesaikan dalam sekali duduk. Alurnya sedikit tertebak, tapi tidak masalah karena plot ceritanya cukup rapi.

    Tapi, ada beberapa hal yang sedikit aku sayangkan di sini. Walaupun novel penuh ilustrasi dan bisa dibilang masuk jenis novel grafis, sayangnya tidak ada nomor halaman yang dicantumkan di sini. Ini sedikit mengganggu buat aku yang suka mencantumkan quote yang disertai halaman saat mereview buku. Lalu pengaturan paragrafnya. Sebagian tulisan di novel ini menggunakan format rata kanan-kiri untuk paragrafnya. Tapi ada beberapa yang ditulis rata tengah di sini. Itu jadi bikin tulisannya kurang rapi.

    Terus, karena halaman novel ini itu full color, ada bagian yang pemilihan warnanya kurang tepat menurutku. Seperti di sepertiga cerita, bab Steffi lagi sakit (nggak bisa sebut halaman berapa karena memang nggak ada nomor halamannya -_-). Kebanyakan novel, fontnya pastilah berwarna hitam. Sayangnya warna hitam jadi sulit terlihat/kurang pas kalau background tulisannya berwana abu-abu gelap. Nah, itulah yang terjadi di sini. Aku harap backgroundnya bisa diberi warna lebih terang, kalau tidak ya warna fontnya yang diganti putih atau warna apa, jadi saat dibaca tulisan tersebut lebih enak dilihat.

    Selain itu, rasanya tidak ada hal lain. Aku juga nggak menemukan typo di sini. Bagi pecinta novel teenlit aku sarankan deh baca novel Hi-fi ini. Selain ceritannya sederhana dan menarik, bukunya yang full color dan dipenuhi ilustrasi benar-benar memanjakan mata kita pas baca. Dari kisah Dimas dan Steffi kita juga akan belajar banyak hal.

    Terima kasih untuk Penerbit Clover dan Kak Bayu Permana yang sudah memberi kesempatan dan kepercayaan untuk membaca dan mengulas novel ini. Tak sabar membaca karya lain dari Kak Bayu dan buku-buku yang diterbitkan oleh Penerbit Clover.

Rate : 3,5/5 bintang



           


1 komentar:

  1. Wah, sepertinya renyah untuk dinikmati. apakah yang ada di wattpad sama yang dicetak isinya sama? atau beda sama sekali?

    BalasHapus

BOOK REVIEW : BOKUTACHI NO UNMEI By ORIHARA RAN

BOOK REVIEW : BOKUTACHI NO UNMEI By ORIHARA RAN Judul : Bokutachi no Unmei Penulis : Orihara Ran Penerbit : Penerbit Diva Press Cetakan pert...